Please enable JS

Visi Misi

Visi Misi

Visi Misi

Review Visi dan Misi Kota Malang Visi Visi Kota Malang, adalah sebagai berikut : “Menjadikan Kota Malang Bermartabat Berdasarkan Tri Bina Cita Kota Malang Yang Diidamkan”. Misi Untuk mewujudkan visi tersebut di atas, maka ditetapkan misi pembangunan Kota Malang Tahun 2014-2018 adalah sebagai berikut: Meningkatkan Kualitas dan Pelayanan Publik yang Terukur dan Akuntabel Meningkatkan Kualitas Dan Pelayanan Pendidikan Masyarakat Kota Malang Sehingga Bisa Bersaing Dalam Era Global Yang Kompetitif. Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat Kota Malang Baik Fisik, Mental Maupun Spiritual untuk Menjadi Masyarakat yang Produktif Membuat Blue Print dan Membangun Kota Malang untuk Menjadi Kota Tujuan Wisata Yang Aman, Nyaman, Berbudaya dan Kondusif Menggali Sumber Daya Manusia (SDM) Daerah yang Potensial untuk Digerakkan dan Dikembangkan secara Masif dan Sistematis Mendorong dan Menstimulir Pelaku Ekonomi Sektor Informal agar lebih Produktif dan Kompetitif Rumusan Visi dan Misi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang Visi Dari uraian tentang Visi dan Misi Kota Malang di atas, maka Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang merupakan salah satu pelaku pembangunan perindustrian dan perdagangan di daerah merumuskan Visi sebagai berikut : “Terwujudnya Industri Dan Perdagangan Sebagai Sektor Penggerak Pertumbuhan dan Daya Saing Ekonomi, Mendorong Tumbuh Suburnya Ekonomi Yang Berciri Kerakyatan Sebagai Pencipta Kemakmuran Rakyat Yang Berkeadilan ” “Terwujudnya Industri Dan Perdagangan Sebagai Sektor Penggerak Ekonomi Kerakyatan dan Tumbuhnya Daya Saing Ekonomi Yang Berkeadilan

Misi Untuk mewujudkan visi tersebut di atas serta berpedoman terhadap tugas pokok dan fungsi Dinas yang berperan sebagai regulator dan fasilitator dalam pembangunan perindustrian dan perdagangan yang transparan dan akuntabel dengan mengutamakan kepentingan masyarakat, maka Misi Dinas Perindustrian dan Perdagangan tahun 2009 – 2013 adalah : Meningkatkan Pelayanan Publik melalui Pembuatan Regulasi dalam Rangka Perlindungan, Pembinaan dan Pemberdayaan Dunia Usaha Mendorong Peningkatan Nilai Tambah Industri dengan Fasilitasi Penguasaan Teknologi Industri dalam Rangka Meningkatkan Peran dan Kontribusi IKM terhadap PDRB Mendorong Peningkatan Nilai Tambah Industri dengan Fasilitasi Penguasaan Teknologi Industri, Peningkatan Industri Jasa Pendukung dan Penguatan Struktur industri dalam Rangka Meningkatkan Peran dan Kontribusi Sektor Industri terhadap PDRB

<br></br>

Meningkatkan Kinerja Sektor Perdagangan dan Ekonomi Kreatif melalui Fasilitasi Promosi dan Perbaikan Iklim Usaha Perdagangan Menjaga Ketersediaan Bahan Pokok dan Penguatan Jaringan Distribusi Meningkatkan Perlindungan Konsumen Mewujudkan Reformasi Birokrasi dan Pengembangan tata Kelola Dinas perindustrian dan Perdagangan Kota Malang

Tujuan, Strategi dan Arah Kebijakan Pengertian tujuan menurut Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor : 239/IX/6/8/2003 tentang Perbaikan Pedoman Penyusunan Pelaporan Akuntabilita Kinerja Instansi Pemerintah, adalah sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu (satu) sampai dengan 5 (lima) tahunan. Tujuan dimaksud ditetapkan dengan mengacu kepada pernyataan visi dan misi serta didasarkan pada isu-isu dan analisis strategis. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan tidak harus dinyatakan dalam bentuk kuantitatif, akan tetapi harus dapat menunjukkan suatu kondisi yang ingin dicapai di masa mendatang. Hal ini penting, mengingat tujuan akan mengarahkan perumusan sasaran, kebijakan, program dan kegiatan dalm rangka merealisasikan misi. Dalam rangka merealisasikan misi, maka tujuan yang ditetapkan adalah sebagai berikut: MISI I : Meningkatkan Pelayanan Publik melalui Pembuatan Regulasi dalam Rangka Perlindungan, Pembinaan dan Pemberdayaan Dunia Usaha Tujuan : Menyediakan perangkat regulasi di Bidang Industri dan Perdagangan dalam rangka melindungi usaha lokal serta pembinaan dan pemberdayaan sektor industri dan perdagangan. Meningkatkan kualitas pelayanan publik dalam bidang industri dan perdagangan melalui penetapan dan pelaksanaan Standar Pelayanan Publik dan Standar Pelayanan Minimal MISI II : Mendorong Peningkatan Nilai Tambah Industri dengan Fasilitasi Penguasaan Teknologi Industri dalam Rangka Meningkatkan Peran dan Kontribusi IKM terhadap PDRB Tujuan : Mendorong peningkatan nilai tambah industri melalui perbaikan rantai nilai produksi IKM. Memfasilitasi penguasaan teknologi industri untuk menumbuhkan industri-industri potensial yang akan menjadi kekuatan penggerak pertumbuhan industri di masa depan Meningkatkan peran dan kontribusi sektor industri terhadap PDRB melalui penguatan struktur industri dan penataan kawasan industri yang ramah lingkungan MISI III : Meningkatkan Kinerja Sektor Perdagangan dan Ekonomi Kreatif melalui Fasilitasi Promosi dan Perbaikan Iklim Usaha Perdagangan Tujuan : Meningkatkan daya saing produk lokal melalui peningkatan kualitas dan citra produk ekspor Kota Malang Meningkatkan akses pasar dalam negeri dan pasar ekspor melalui fasilitasi promosi yang efektif Mendorong dan memfasilitasi aspek legalitas pelaku usaha MISI IV: Menjaga Ketersediaan Bahan Pokok dan Penguatan Jaringan Distribusi Tujuan : Menjaga ketersediaan bahan pokok dan penguatan jaringan distribusi melalui penciptaan sarana dan kebijakan distribusi dengan menjalin komunikasi yang efektif dengan para pelaku usaha MISI V: Meningkatkan Perlindungan Konsumen Tujuan : Menghindarkan masyarakat dari produk-produk yang menyebabkan kerugian, membahayakan kesehatan, keamanan dan keselamatan konsumen, serta melindungi produsen lokal terhindar dari praktek perdagangan tidak sehat Menjadikan konsumen sebagai ”konsumen cerdas” MISI VI : Mewujudkan Reformasi Birokrasi dan Pengembangan Tata Kelola Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang. Tujuan : Pemantapan tata kelola pemerintahan yang lebih baik melalui terobosan kinerja secara terpadu, penuh integritas, akuntabel, taat kepada hukum yang berwibawa dan transparan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik yang ditopang oleh efisiensi struktur organisasi, kapasitas pegawai pemerintah yang memadai dan kompeten, sarana/prasarana yang mencukupi dan data-data yang menunjang. Memperbaiki iklim usaha melalui reformasi birokrasi.