Kemasan Produk IKM Kota Malang Standar, Faktor Turunnya Daya Saing?

Kemasan atau penampilan luar sebagian besar produk IKM di Kota Malang dirasa masih sangat standar dan belum memenuhi kualifikasi yang menarik. Alhasil, daya saingnya pun menurun dan tidak dapat disamakan dengan kehadiran produk-produk baru yang mulai menyesuaikan dengan zamannya.

Kepala Dinas Perindustrian Kota Malang, M. Subkhan mengatakan, kualitas produk yang dihasilkan industri kecil menengah (IKM) Kota Malang sangatlah bagus. Hanya saja, terkadang pelaku usaha cenderung membuat kemasan yang biasa saja. Sementara produk baru yang datang dan meramaikan pasaran kebanyakan memiliki gaya baru dan menyesuaikan dengan perkembangan zamannya.

“Upaya untuk meningkatkan daya saing inilah yang harus ditingkatkan. Dan kami mencobanya dengan membuat beberapa pelatihan,” katanya pada Wartawan.

Subkhan juga menyampaikan, beragam pelatihan yang diterapkan saat ini memang berbeda dibanding sebelumnya. Dalam sektor makanan dan minuman misalnya, pelatihan akan terkonsentrasi pada banyak jenis. Mulai dari pembuatan kemasan yang menarik dan kualitas produk yang selama ini banyak diterapkan dan diburu konsumen.

Saat ini, lanjutnya, banyak IKM makanan dan minuman yang berkembang sangat pesat. Namun rata-rata hanya buat kue yang asal laku saja, tidak dengan memperhatikan prosedur yang ada dan pemasaran yang memenuhi syarat.

“Di semester 1 tahun 2017 ada 3163 IKM yang terdaftar, dan terbanyak adalah industri makanan dan minuman, dan dilanjutkan dengan craft. Dibanding tahun sebelumnya, angka tersebit naik sekirar dari 2.900 an produk,” pungkasnya.

Namun meski begitu, ada beberapa produk unggulan yang nyatanya sudah go internasional. Beberapa produk andalan itu juga banyak dipasarkan dalam berbagai event skala nasional maupun internasional. (Pit/end)MALANGTODAY.NET

Write a comment